Scroll untuk baca artikel
Tempat Wisata

Telaga Warna Dieng dan Cerita Legendanya

×

Telaga Warna Dieng dan Cerita Legendanya

Share this article

Telaga Warna Dieng dan Cerita Legendanya – Destinasi wisata di kawasan Dieng Kabupaten Wonosobo memang menyimapan sejuta keindahan yang selalu memikat siapaun yang mengunjunginya. Banyak wisata alam di kawasan Dieng Kabupaten Wonosobo yang menarik untuk di kunjungi seperti halnya Puncak Sikunir, Padang Savana, dan Kawah Sikidang terlebih lagi di setiap tempat wisata memiliki cerita sejarahnya masing-masing.

Seperti destinasi wisata Telaga Warna di kawasan Dieng Kabupaten Wonosobo yang menyimpan cerita legenda dibaliknya. Konon ceritanya pada zaman dahulu hiduplah seorang Prabu Suwartalaya dan Permaisurinya yang bernama Ratu Purbamanah. Prabu Suwartalaya dan Permaisuri Ratu Purbamanah memimpin kerajaan dengan bijaksana dan adil, rakyatpun hidup dengan aman dan sejahtera. Konon, dahulu Ratu sering menangis karena belum juga di karuniani seorang anak padahal Ratu sudah menikah dengan Prabu cukup lama. Prabu ikut bersedih melihat sang Ratu selalu menangis akhirnya Prabu pergi mengembara ke hutan dan berdoa agar Ratu segera di karuniai seorang anak. Selang beberapa bulan sang Ratu pun hamil yang disambut gembira oleh rakyat-rakyatnya.

Setelah 9 bulan mengandung, lahirlah Putri Raja yang sangat cantik dan di beri nama Gilang Rukmini. Prabu dan Ratu sangat menyayangi buah hati mereka, sampai-sampai  Gilang Rukmini tumbuh menjadi anak yang manja. Gilang Rukmini semakin bertumbuh besar tibalah di hari ulang tahunnya yang ke 17, sebelum hari itu tiba para rakyatnya sangat gembira dan bersuka cita, banyak hadiah-hadiah dari rakyat yang diberikan kepada Gilang Rukmini, salah satunya adalah emas batangan kemudian Prabu membuat emas batangan tersebut menjadi sebuah kalung yang sangat cantik.

Pada saat hari ulang tahun Gilang Rukmini, semua rakyat berkumpul dialun-alun menanti sang Putri keluar dari istana dengan cantiknya. Setelah Putri keluar rakyatpun menyambut dengan gembira, kemudian sang ayah berdiri untuk memberikan kalung emas yang dibuatnya untuk Putri. Tetapi sang Putri menolak dengan melemparkan kalung ke tanah. Sang Putri berkata bahwa kalung itu jelek. Seketika rakyat pun kecewa dan menangis, tak ketinggalan dengan Prabu dan Ratu yang ikut menangis. Tangisan itu tidak henti-hentinya, hingga air mata tangisan para rakyat, Prabu dan Putri membanjiri alun-alun, dan terbentuklah telaga dengan warna airnya yang cantik terbentuk dari air mata tangisan Prabu, Ratu dan para rakyatnya.

Hingga saat ini wisata Telaga Warna Dieng selalu menjadi destinasi wisata terfavorit yang banyak dikunjungi. Mereka sangat kagum dengan keindahan warna airnya begitupula dengan pemandangan disekitar Telaga Warna. Telaga Warna Dieng ini terletak diketinggian kurang lebih 2000 MDPL dan warna air di Telaga ini bisa berubah-ubah lho, terkadang airnya berwarna hijau, kuning dan pelangi, mengapa bisa begitu? Ya, karena di Telaga ini mengandung banyak sulfur yang jika tersorot matahari warna air di Telaga Warna ini akan berubah, tak heran  kawasan ini dinamai Telaga Warna.

Waktu yang cocok untuk mengunjungi Telaga Warna Dieng adalah pada saat pagi menjelang siang, karena jika kamu berkunjung pada sore hari kawasan ini akan tertutup dengan kabut.

Lokasi Telaga Warna Dieng

Telaga Warna ini terletak di Dieng Wetan, Kabupaten Wonosobo Jawa Tengah

Harga tiket masuk Telaga Warna Dieng

Harga tiket masuk ke dalam wisata Telaga Warna Dieng ini murah sekali lho. Kamu cukup membayar Rp. 7.000 – 10.000 saja. Belum termasuk parkir kendaraanya ya.

Demikian yang bisa admin sampaikan mengenai Telaga Warna Dieng dan Cerita Legendanya semoga dapat bermanfaat ya..

Baca juga:

Pencarian yang sama:

  • telaga warna dieng
  • telaga warna dieng wonosobo
  • legenda telaga warna dieng
  • asal usul telaga warna dieng
  • telaga warna dieng berlokasi di
  • telaga warna dieng kabupaten wonosobo jawa tengah
  • misteri telaga warna dieng